Poetry / Aku dimatu belantara

--Aku dimadu belantara--
Sungai-sungai cepak tampak buram di ujung kelopak milikku.
Dedaunan telah basah tumbuh di pesisir pemikiran yang urak-urakan akibat tak kunjung dibenahi.
Ia juga telah lama tak diberi umpan yang layak.
Hanya sebagian milikku yang tangis dan putus asa.
Pastinya tak akan penuh miliknya, jika aku terus menyumpal serapah ke dalamnya.
Jari kakiku telah porak poranda.
Ramai dikunjungi penjual tadi malam di ujung belantara.
Hasilnya telah kusisihkan agar ia tak mengenyam nestapaku lagi.
Meski hanya akan kuberi dua madu dan dua roti sisa tuan yang tiba tiba mampir untuk mencoba dua susu buatan milikku.
Tak ada Isak,
Hanya akan membuang hasil yang bisa dipakai untuk panen malam minggu, meski telah dimadu, diberi roti dan susu.
Bersungguh sungguh untuk tidak apa-apa, tepatnya.
Karena ia juga masih harus dipertahankan dan disumpal. Bukan hanya untuk sekedar mengikat tali saat lapar merayap.
.
@ratixix
#batasajak #sajakliar #puisiindonesia #puisi #sajak